Biawak Leher Peach/Peach-Throated Monitor

Artikel
Biawak Leher Peach/Peach-Throated Monitor
Lain-lain
3656
9 Oktober 2014
Penulis
Mohammad Dzulfikar
3
posting

Varanus jobiensis (Jobi) menurut saya merupakan salah satu jenis biawak yang memiliki pewarnaan yang paling indah. Leher berwarna pink/peach, dengan warna dasar biru kehitaman, dengan pola belang/banded kuning menyala, juga dengan dotted/totol yg berwarna sama, ditambahkan dengan finishing ekor berwarna biru terang dengan loreng hitam.

Jenis biawak bertubuh langsing ini ditemukan di seluruh pulau Papua dan banyak pulau-pulau satelitnya. Pada tahun 1932, Jobi dikenal sebagai subspesies dari biawak bakau (Varanus indicus jobiensis). Pada tahun 1951, Mertens menggambarkannya sebagai Varanus karlschmidti. Pada tahun 1991, Böhme mengsinonimkan karlschmidti dengan jobiensis yang juga diangkat ke spesies penuh. Banyak morphs warna hewan ini ada dari berbagai lokality, khususnya yg menghuni kepulauan, beberapa di antaranya mungkin merupakan ras yang berbeda. Hal ini diyakini bahwa Varanus jobiensis mungkin mempunyai beberapa morph yang belum terdokumentasi(Horn 1997 dan Böhme & Ziegler 1997; dikutip dari Philipp, Ziegler & Böhme 2004).

Varanus jobiensis terdapat pada hutan alluvium, hutan perbukitan dibawah ketinggian 1000m DPL, dan rawa-rawa. Mereka tidak terdapat pada hutan bakau (Bennett & Sweet 2009). Mereka adalah pendaki yang kuat dan bersifat semiarboreal di alam.

Warna Dasar: Dark olive, meskipun beberapa populasi di pulau berwarna abu-abu gelap sampai kehitaman

Pola Ekor: Setengah ekor bagian depan terlihat seperti warna permukaan punggung; setengah ekor bagian belakang bergaris-garis belang (banded). Biasanya ekor berwarna kebiruan

Tenggorokan / pola perut: permukaan ventral pucat dan tidak berpola; tenggorokan berwarna cerah (biasanya peach sesuai namanya atau pink tetapi juga mungkin kuning, oranye terang, atau kemerahan) dan terpola. Beberapa populasi pulau berwarna kurang cerah.
Post-okular stripe: Hadir

Warna Lidah: Biasanya merah terang dengan ujung hitam. Beberapa spesimen mungkin memiliki lidah yang kurang gelap diujungnya.

Distribusi Biogeografi:

Pulau Papua/New Guinea (tidak terdapat di sebelah selatan TransFly Region, Bennett & Sweet 2009) serta banyak pulau-pulau terdekat termasuk Waigeo, Batanta, Salawati, Yapen dan Biak dan mungkin di seluruh Kepulauan Schouten lainnya. Laporan dari spesies ini dari Halmahera belum diverifikasi dan mungkin palsu.

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *