Archives: Artikel

Dinamika Konsumsi Tachypleus Gigas atau Kepiting Tapal Kuda di Balik Statusnya yang Dilindungi (MICRO ESSAI PRIMATE FOR CLIMATE)

Email lucasunggul93@gmail.com Instagram @lu._cas41 part of @shellter_untirta Belangkas di Indonesia, yang dikenal sebagai mimi, merupakan salah satu living fossil yang mampu mempertahankan morfologinya hingga sekitar 150 tahun terakhir (Vratiwi et al., 2024). Spesies ini dilindungi berdasarkan Peraturan Kementerian Kelautan dan Perikanan No. 44/PERMEN-KP/2023 yang melarang penangkapan dan perdagangannya, serta tercantum dalam daftar merah International Union Dinamika Konsumsi Tachypleus Gigas atau Kepiting Tapal Kuda di Balik Statusnya yang Dilindungi (MICRO ESSAI PRIMATE FOR CLIMATE)

PARU PARU BESI MASYARAKAT PANTAI GALAU HINGGA PANTAI CERIA DI TENGAH BAYANG BAYANG PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP LABUAN

Email lucasunggul93@gmail.com Instagram lu._cas41 part of @shellter_untrita  Profil PT PLN Indonesia Power PLTU Labuan Banten 2 merupakan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang berlokasi di Desa Sukamaju, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Pembangkit ini telah beroperasi dan hidup berdampingan dengan masyarakat sekitar selama hampir dua dekade, sejak peresmian operasionalnya pada Desember 2009. Dalam kegiatan PARU PARU BESI MASYARAKAT PANTAI GALAU HINGGA PANTAI CERIA DI TENGAH BAYANG BAYANG PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP LABUAN

PANTAI GALAU BUKAN PANTAI TERLUPAKAN KISAH DIDALAM WARGA BERSAMA JURU KUNCI PAK RAFEI ALI MELAWAN SAMPAH LAUT.

Email lucasunggul93@gmail.com  Instagram @lu._cas41 part of @shellter_untirta   Bapak Rapei Ali, atau yang akrab disapa Pak Ali, telah mendiami Pantai Galau selama kurang lebih 40 tahun. “Saya sudah hidup di sini semenjak zaman Soeharto sebelum lengser, Mas,” ujarnya. Beliau ditunjuk oleh warga sekitar sebagai penanggung jawab administrasi tidak resmi di pantai tersebut. Bukan birokrat, bukan PANTAI GALAU BUKAN PANTAI TERLUPAKAN KISAH DIDALAM WARGA BERSAMA JURU KUNCI PAK RAFEI ALI MELAWAN SAMPAH LAUT.

CATATAN MAHASISWA PERIKANAN DALAM MERANCANG KONSERVASI BERDASARKAN PEMAHAMAN FENOMENA KONSUMSI BELANGKAS

Email lucasunggul93@gmail.com  instagram @lu._cas 41 part of @shellter_untirta Belangkas di Indonesia atau dikenal sebagai Mimi yang merupakan salah satu living fossil yang hidup hingga saat ini, karena mampu mempertahankan morfologi mereka hingga 150 Tahun terakhir (Vratiwi et al.,2024). Di indonesia belangkas  adalah hewan yang dilindungi berdasarkan peraturan Kementerian Kelautan dan Perikanan No.44/PERMEN-KP/2023,yang melarang penangkapan dan CATATAN MAHASISWA PERIKANAN DALAM MERANCANG KONSERVASI BERDASARKAN PEMAHAMAN FENOMENA KONSUMSI BELANGKAS

Satwa Dilindungi di Atas Kertas Realitas Konsumsi Kepiting Tapal Kuda di Labuan

lucasunggul93@gmail.com @lu._cas41 part of @shellter_untirta Tepat pada hari Selasa, 20 Januari 2026, saya berangkat pukul 08.00 WIB dari Tangerang menuju kawasan pesisir yang menjadi habitat belangkas atau kepiting tapal kuda  Perjalanan menuju lokasi ditempuh dengan kendaraan bermotor memakan waktu sekitar tiga setengah jam dengan jarak tempuh kurang lebih 100 km. Saya tiba di lokasi pada Satwa Dilindungi di Atas Kertas Realitas Konsumsi Kepiting Tapal Kuda di Labuan

Menyingkap Tabir Misteri: Penemuan Kembali Nepenthes pitopangii dan Misteri Bunga Betinanya

Dunia botani selama hampir dua dekade mengenal Nepenthes pitopangii sebagai “sang penyendiri” dari Sulawesi. Sejak dideskripsikan pertama kali pada tahun 2009, spesies ini telah menjadi legenda sekaligus misteri. Betapa tidak, deskripsi ilmiahnya selama ini hanya didasarkan pada satu individu jantan tunggal di habitat aslinya. Namun, sebuah perjalanan terbaru ke jantung pegunungan Sulawesi telah mengubah sejarah Menyingkap Tabir Misteri: Penemuan Kembali Nepenthes pitopangii dan Misteri Bunga Betinanya

SI NAKAL TAPI PENJAGA ALAM

“SI NAKAL TAPI PENJAGA HUTAN” Di saat derap dingin pagi berganti hangatnya mentari, bunyi-bunyi alam perlahan membangunkan seluruh kamp kami. Suara burung, gemericik air, dan hembusan angin yang menyelinap di antara batang bakau membentuk simfoni alami yang menenangkan. Di tengah itu, sosok lincah muncul berlari, meloncat, dan seolah terus mengawasi kehadiran kami. Ia bergerak cepat, SI NAKAL TAPI PENJAGA ALAM

TWA Kerandangan: Potensi Pengembangan Ekowisata Herpetofauna Berbasis Konservasi

Wahyudi Amin (Staff BKSDA NTB, TWA Kerandangan) Dok. Pribadi Gerlach Uwe (Peneliti Herpetologi Jerman) Dok. Pribadi. Taman Wisata Alam Kerandangan memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata herpetofauna karena kawasan ini menyimpan keanekaragaman reptil dan amfibi yang cukup tinggi dalam bentang hutan tropis yang relatif masih terjaga. Keberadaan berbagai jenis ular, kadal, TWA Kerandangan: Potensi Pengembangan Ekowisata Herpetofauna Berbasis Konservasi

Universitas Jember Ramah Burung, Sediakan Habitat bagi Beragam Spesies Burung

“Seperti manusia, burung membutuhkan tempat tinggal yang disebut sebagai habitat.” Sejumlah spesies burung ditemukan di kampus Universitas Jember. Tidak hanya sekadar melintasi kawasan, tapi di sana burung-burung tersebut mencari makan, meletakkan sarang, dan berkembang biak. Ketika pagi hari, suara burung dapat terdengar dengan jelas dan berbeda-beda. Salah satu tanda yang dapat dimengerti bahwa ada lebih Universitas Jember Ramah Burung, Sediakan Habitat bagi Beragam Spesies Burung

PARADIGMA KUOTA TANGKAP NELAYAN YANG MERUGIKAN NELAYAN

Tema Artikel tentang Penangkapan, Konservasi, dan Ekowisata Lucas Unggul Abimanyu Kusuma Hadi1 , Indri Amelia Sandra2  ,Keysa Wiguna3 , Muh. Herjayanto4 lucasunggul93@gmail.com1, ameasan25@gmail.com2 keysawiguna69gmail.com3 , herjayanto@untirta.ac.id4 Shellter Community 1,  @shellter_untirta Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Tirthawatch4 , Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Ilmu Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa1,2,3,4   Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT), atau PARADIGMA KUOTA TANGKAP NELAYAN YANG MERUGIKAN NELAYAN