#sulawesi

Nepenthes tentaculata | The Tentacle Asian Pitcher Plant

Morfologi Nepenthes tentaculata Nepenthes tentaculata adalah spesies yang relatif kecil namun memiliki detail yang sangat rumit. Ciri yang paling menonjol, seperti yang tersirat dalam nama spesifiknya ‘tentaculata’, adalah adanya rambut-rambut atau duri halus yang tumbuh di permukaan atas tutup kantong (lid). Rambut-rambut ini sering kali terlihat seperti antena kecil yang memberikan kesan eksotis dan misterius. Nepenthes tentaculata | The Tentacle Asian Pitcher Plant

Menyingkap Tabir Misteri: Penemuan Kembali Nepenthes pitopangii dan Misteri Bunga Betinanya

Dunia botani selama hampir dua dekade mengenal Nepenthes pitopangii sebagai “sang penyendiri” dari Sulawesi. Sejak dideskripsikan pertama kali pada tahun 2009, spesies ini telah menjadi legenda sekaligus misteri. Betapa tidak, deskripsi ilmiahnya selama ini hanya didasarkan pada satu individu jantan tunggal di habitat aslinya. Namun, sebuah perjalanan terbaru ke jantung pegunungan Sulawesi telah mengubah sejarah Menyingkap Tabir Misteri: Penemuan Kembali Nepenthes pitopangii dan Misteri Bunga Betinanya

Eurostopodus diabolicus | Satanic Nightjar

Morfologi Eurostopodus diabolicus Taktarau Iblis merupakan burung nokturnal berukuran sedang (sekitar 26-27 cm). Tubuhnya didominasi warna cokelat gelap dengan corak bintik-bintik putih dan abu-abu yang menyerupai warna serasah daun kering atau bebatuan yang menjadi area hinggapnya. Ciri khas utamanya adalah adanya bercak putih pada bagian tenggorokan. Burung ini memiliki paruh yang pendek namun dengan bukaan Eurostopodus diabolicus | Satanic Nightjar

Nepenthes pitopangii | Kantung Semar Gading

Morfologi Nepenthes pitopangii Tumbuhan terestrial, berperawakan climber dengan tinggi mencapai 2 meter. Batang berbentuk silindris ketika diraba. Daun lanceolate dengan ujung daun runcing. Upper pitcher berbentuk corong (infundibular) dengan tinggi 3-5 cm dan lebar 3-3.7 cm, mulut pitcher horizontal di area depan dan sedikit terangkat di area melekat penutup (Lid). Penutup berbentuk suborbicular. Kantung memiliki Nepenthes pitopangii | Kantung Semar Gading

Sulawesi Bloodsucker

The Sulawesi Bloodsucker is a species of agamid lizard found in Sulawesi, Indonesia. This lizard is known for its vibrant green coloration and long tail, which it can shed to escape from predators. The Sulawesi Bloodsucker is an arboreal species. Its scientific name, Bronchocela celebensis, reflects its native range in Sulawesi.