Serpentes

Trimeresurus insularis | Ular Hijau Ekor Merah

Trimeresurus insularis merupakan jenis ular dari famili Viperidae. Ular ini memiliki warna yang bervariasi (hijau, kuning, biru); ekor merah cerah di ujungnya; perut hijau kekuningan atau putih kehijauan. Bagian mata berwarna coklat atau hitam dan memiliki lubang pendeteksi panas (heat pit) di antara mata dan hidung untuk berburu malam hari.

Xenocrhophis trianguligerus | Ular Segitiga Merah

Xenocrhophis trianguligerus atau disebut Ular Segitiga Merah memiliki ciri tubuh bagian atas berwarna cokelat-kelabu atau zaitun, dan dihiasi dengan deretan motif “segitiga” berwarna kemerahan dan “segitiga terbalik” berwarna kehitaman yang berselang-seling di sepanjang sisi badannya. Semakin ke ekor, warna kemerahan pada sisi badannya semakin memudar. Bagian bawah tubuh berwarna keputihan dengan sedikit garis-garis berwarna kehitaman.

Fowlea melanzostus | Ular Macan Air

Fowlea melanzostus adalah spesies ular dari famili Colubridae. Ular ini memiliki ukuran tubuh yang relatif kecil, dengan panjang sekitar 50-100 cm. Ciri morfologi mereka meliputi tubuh berwarna coklat atau abu-abu dan terkadang beberapa individu ada yang berwarna merah menyala. Memiliki pola garis-garis hitam, perut berwarna putih atau krem, dan sisik-sisik tubuh yang halus.

Malayophyton reticulatus | Sanca kembang

Sanca kembang atau ular piton merupakan kelompok ular dari famili Phytonidae. Seperti namanya, sanca kembang memiliki ciri berupa pola yang menyerupai batik/kembang. Selain motifnya yang menarik, ular ini termasuk kedalam jenis ular yang dapat tumbuh hingga 8 meter lebih dan tergolong sebagai salah satu ular terbesar didunia.

Dendrelapis pictus | Ular Tali Picis

Dendrelapis pictus atau disebut ular Tali Picis merupakan ular dari famili Colubridae. Morfologi ular ini memiliki tubuh yang ramping berwarna coklat muda pada bagian dorsal dan terdapat motif kehijauan pada samping tubuhnya.

Elapoidis fusca | Ular Tanah Kelabu

Elapoidis fusca, atau dikenal sebagai Ular Tanah Abu-abu Tua, adalah spesies ular semi-fossorial (setengah menggali) endemik Indonesia dan Malaysia, hidup di hutan dataran tinggi (900-1500 mdpl), sering di bawah serasah daun, sehingga sulit ditemukan, memiliki tubuh kecil dengan sisik ventral banyak, dan termasuk dalam famili Elapidae

Ahaetulla prasina | Ular pucuk

Ahaetulla prasina (ular pucuk hijau) memiliki tubuh sangat ramping dan panjang dengan kepala runcing menyerupai anak panah, moncong memanjang, serta mata besar beriris horizontal yang memberikan penglihatan stereoskopik; warna tubuh umumnya hijau cerah dengan garis putih tipis di sisi tubuh, sementara bagian perut berwarna hijau muda atau kekuningan.

Pytas korros | Ular Jali

Ptyas korros (Indo-Chinese/Chinese ratsnake) adalah ular panjang dan ramping (rata-rata 120–180 cm), kepala sempit dengan mata besar, dorsum cokelat/oli-cokelat sering menunjukkan garis longitudinal halus atau sisik berujung gelap, perut berwarna kuning, dan ekor relatif panjang.

Boiga cynodon | Ular Taring Kucing

Boiga cynodon memiliki ciri tubuh ramping dan agak pipih, kepala relatif besar dengan gigi depan atas dan bawah membesar (dog-toothed), dorsum berwarna kuning kecokelatan hingga merah kecokelatan dengan belang/bintik gelap dan venter lebih terang yang bermotif; sisik dorsal halus dan deretan vertebral menonjol. Panjangnya dapat mencapai >2 meter.