Keanekaragaman hayati

Burung Dara-laut Kecil

Berukuran kecil, berwarna pucat dengan ekor sedikit menggarpu. Pada musim panas: dahi putih, mahkota, tengkuk, dan garis mata hitam. Pada musim dingin: mahkota dan tengkuk hitam mengecil berbentuk bulan sabit.

Jamides celeno | Common Cerulean (Cramer, 1775)

Jamides celeno, atau dikenal sebagai Common Cerulean, adalah salah satu spesies kupu-kupu dari keluarga Lycaenidae. Kupu-kupu ini memiliki rentang sayap sekitar 30-35 mm. Sayap bagian atas berwarna biru cerah dengan tepi hitam yang tipis. Sayap bagian bawah berwarna cokelat muda hingga kelabu dengan garis-garis hitam dan putih yang halus, memberikan penampilan yang sangat menarik.

Potamarcha congener | Capung-Sambar Perut-Pipih (Rambur, 1842)

Capung ini memiliki panjang tubuh sekitar 37-41 mm untuk jantan dan 40 mm untuk betina. Tubuhnya memiliki warna dasar berwarna hijau metalik dengan bercak kuning. Mata mereka berwarna cokelat dan kuning⁽²⁾. Abdomen jantan berwarna merah dengan ujung hitam, sedangkan abdomen betina lebih berwarna cokelat keabu-abu

Burung Cikalang Kecil

Jantan berbiak mempunyai warna hitam kecoklatan dengan kilap biru, ungu, atau kehijauan di bagian kepala. Leher, mantel dan ketiak serta sayap atas berwarna putih membentuk bulan sabit.

Burung Elang Tikus

Burung ini hidup menetap di dataran rendah terbuka dan habitat perbukitan sampai ketinggian 2000 m. Bertengger pada pohon mati atau tiang telepon

Perilaku Obelisk: Strategi Unik Capung Menghadapi Panas Matahari (Studi perilaku pada capung Brachythemis contaminata)

Capung termasuk dalam kelompok insekta atau serangga yang memiliki ciri-ciri terdiri atas tiga bagian yaitu: kepala (caput), dada (toraks), dan perut (abdomen). Capung termasuk dalam ordo odonata yang dalam bahasa Yunani berarti odontos yaitu gigi, hal ini merujuk pada mandibula pada capung yang berbentuk menyerupai gigi dengan fungsi sebagai pengunyah mangasanya. Capung merupakan serangga pertama Perilaku Obelisk: Strategi Unik Capung Menghadapi Panas Matahari (Studi perilaku pada capung Brachythemis contaminata)