Keanekaragaman hayati

Mycalesis mineus | Dark-branded Bushbrown (Fabricius, 1775)

Mycalesis mineus, atau dikenal juga sebagai Dark-Branded Bushbrown, adalah salah satu spesies kupu-kupu yang termasuk dalam keluarga Nymphalidae. Kupu-kupu ini memiliki warna tubuh yang berbeda di musim hujan dan musim kemarau. Pada musim hujan, bagian atasnya berwarna cokelat tua dengan garis-garis terang di bagian subterminal dan terminal. Pada musim kemarau, warna tubuhnya lebih terang. Kupu-kupu Mycalesis mineus | Dark-branded Bushbrown (Fabricius, 1775)

Burung-madu Pengantin

Burung-madu berukuran sedang yang atraktif, menghuni hutan dataran rendah, mulai dari hutan semak pesisir hingga hutan hijau sepanjang tahun di pedalaman. Jantan hitam dengan tenggorokan merah jambu-merah mengilap, perut merah, serta mahkota hijau-biru berkilau. Betina sebagian besar kekuningan dengan tungging pucat dan garis gelap tipis melewati mata.

Burung Walet Linci

Walet berperut-putih yang umum, endemik Jawa, Sumatra, Bali, Lombok, dan pulau-pulau kecil lain di sekitarnya. Tubuh atas gelap, dengan dada cokelat-kelabu dan perut putih. Perhatikan ekor terpotong mengotak dan kilapan hijau di punggung (hanya terlihat di kondisi cahaya yang baik). Terbang cepat tak menentu, mengepak seperti kelelawar.

Burung Bambangan Kuning

Bambangan yang sangat kecil pada perairan berawa dan bervegetasi baik. Dewasa cokelat pucat atau kuning, tergantung pada cahaya, dengan topi yang gelap sempit. Remaja bagian atas lebih gelap dengan tepi bulu pucat.

Burung Perenjak Rawa

warna cerah, menghuni lapangan, lahan basah dan padang rumput di dataran rendah. Tubuh atas gelap, tubuh bawah kekuningan dengan tenggorokan, lingkar mata, serta setrip antara mata dan paruh putih. Biasanya ditemukan sendirian atau berpasangan. Mencari makan di vegetasi rendah, menjentikkan ekor panjangnya secara konstan.

Burung Cici Padi

Sangat kecil, dengan ekor pendek membulat khas berujung bintik terminal mencolok. Tubuh bawah berwarna cokelat pasir, tubuh atas bercoret-coret. Jantan berbiak memiliki paruh dan mahkota gelap. Ditemukan di padang rumput terbuka dan kawasan perkebunan.

Bronchocela jubata | Bunglon surai (Duméril & Bibron, 1837)

Bronchocela jubata, atau dikenal juga sebagai Maned Forest Lizard atau Bunglon Surai, adalah salah satu spesies kadal pohon yang termasuk dalam keluarga Agamidae. Kadal ini memiliki panjang total sekitar 55 cm, dengan ekor yang panjang dan melengkung⁽¹⁾. Kepalanya dilapisi dengan sisik-sisik bersudut dan menonjol, serta mata yang dikelilingi kelopak berbintik⁽¹⁾. Punggung dan sisi badannya berwarna Bronchocela jubata | Bunglon surai (Duméril & Bibron, 1837)

Lathrecista asiatica | Capung-Tengger Ekor-Darah (Fabricius, 1798)

Lathrecista asiatica, atau dikenal juga sebagai Asiatic Blood-Tail, adalah salah satu spesies capung yang termasuk dalam keluarga Libellulidae. Capung ini adalah capung sedang dengan mata berwarna abu-abu dengan penutup berwarna cokelat dan ekor berwarna merah darah. Toraksnya berwarna cokelat dengan pasang garis kuning kecil yang paralel di sisi dorsal dan sisi-sisi. Segmen 1 dan 2 Lathrecista asiatica | Capung-Tengger Ekor-Darah (Fabricius, 1798)

Coeliccia membranipes | Capung-rembes Sunda (Rambur, 1842)

Coeliccia membranipes, atau dikenal juga sebagai Threadtail Damselfly, adalah salah satu spesies capung yang termasuk dalam keluarga Platycnemididae. Capung ini memiliki mata majemuk berwarna hitam di bagian atas dan kuning di bagian bawah. Toraks berwarna hitam dengan pola garis-garis kuning terang. Abdomen panjang dan ramping, dengan ruas 1-7 berwarna hitam dan ruas 8-10 berwarna biru Coeliccia membranipes | Capung-rembes Sunda (Rambur, 1842)

Burung Kucica Kampung

Burung kucica berukuran sedang dengan garis sayap putih lebar memanjang dari pundak ke ujung sayap. Perhatikan bulu ekor paling luar putih, terlihat jelas khususnya saat terbang. Pejantan berwarna hitam-putih, sementara betina cokelat-keabuan dan putih.