Keanekaragaman hayati

Sikatan bodoh | Ficedula hyperythra | Snowy-browed Flycatcher

Sikatan bodoh (Ficedula hyperythra) adalah spesies burung kecil dari keluarga Muscicapidae yang menghuni hutan pegunungan berkanopi rapat. Individu jantan tubuh atas berwarna biru dengan alis putih pendek dan tenggorokan oranye cerah yang semakin samar ke arah perut.

Cucak kutilang | Pycnonotus aurigaster | Sooty-headed Bulbul

Cucak kutilang (Pycnonotus aurigaster), dikenal juga sebagai Sooty-headed Bulbul, adalah spesies burung dari keluarga Pycnonotidae yang umum ditemukan di berbagai habitat terbuka, termasuk pekarangan, kebun, dan tepi hutan. Burung ini memiliki ciri warna kepala yang gelap, tubuh kecokelatan, serta mahkota kehitaman yang khas.

Brinji gunung | Ixos virescens | Javan Bulbul

Brinji gunung adalah spesies burung dari keluarga Pycnonotidae yang hidup di kawasan hutan pegunungan. Burung ini dikenal dengan warna tubuhnya yang kecokelatan hingga zaitun serta kebiasaannya mencari makan di tajuk pohon.

Menanam, merawat dan menjaga pohon : life style yang terpinggirkan di era postmodernisme

Selama hidup, sudah pernah menanam pohon? Kapan terakhir kali menanam pohon? Kenapa belum pernah menanam pohon? Pohon apa yan sudah pernah ditanam? Bagaimana kabar pohon-pohon yang sudah pernah ditanam? Pentingkah pohon untuk ada di halaman rumah kita? Pentingkah pohon untuk ada di lingkungan kita?. Sedret pertanyaan yang hanya bisa dijawab dengan jawaban nurani. Sederet pertanyaan Menanam, merawat dan menjaga pohon : life style yang terpinggirkan di era postmodernisme

BUKAN SEKADAR POHON: MANGROVE SEBAGAI RUMAH SAKIT BIODIVERSITAS PESISIR

Ada aroma khas yang hanya bisa ditemukan di perbatasan antara daratan dan lautan. Aroma tersebut bukanlah bau garam yang tajam seperti di pantai berpasir putih, melainkan aroma yang lebih berat dan pekat. Ini adalah aroma lumpur basah, sebuah komposisi dari dedaunan busuk, air payau, dan kehidupan mikroskopis yang sedang bekerja keras. Bagi sebagian orang, aroma BUKAN SEKADAR POHON: MANGROVE SEBAGAI RUMAH SAKIT BIODIVERSITAS PESISIR

Jerat Ekstraktif dan Deforestasi Sawit Di Sumatera

  Sumatera, sebagai salah satu paru-paru tropis dunia, kini menghadapi krisis multidimensi yang berakar pada praktik ekonomi ekstraktif. Model pembangunan yang memprioritaskan komoditas kelapa sawit di atas keberlanjutan ekologis telah menghasilkan sebuah keniscayaan bencana. Tragedi berulang berupa banjir bandang dan longsor lumpur adalah manifestasi paling brutal dari kegagalan tata kelola lahan yang sistemik. Lumpuhnya Sumatera Jerat Ekstraktif dan Deforestasi Sawit Di Sumatera

Bambu: Penjaga Lanskap dan Pilar Komunalitas Masyarakat Ngada

Pulau kecil disebelah utara Pulau Timor ini menyajikan ekosistem yang beragam dari hutan dataran rendah sedang, hutan tropika kering, savana dan mangrove yang menjadi benteng lautan. Bambu yang bergerombol hijau pada lahan kering menjadi pemandangan ketika pesawat akan mendarat di Bandar Udara Soa Bajawa. Pintu gerbang menjelajahi wilayah kaya tradisi berbingkai kekayaan alam yang memukau. Bambu: Penjaga Lanskap dan Pilar Komunalitas Masyarakat Ngada

Saninten, Permata Hutan yang Kian Terlupakan

Lereng pegunungan Jawa Barat hingga kawasan kaki Gunung Slamet dahulu menjadi habitat alami pohon Saninten (Castanopsis argentea) yang berdiri kokoh dengan tajuknya yang rimbun. Saninten memiliki daun yang tebal dan berwarna hijau keperakan serta buah menyerupai kastanye (chesnut) yang merupakan kerabat dekatnya dalam famili Fagaceae. Buah Saninten menjadi sumber pakan bagi berbagai satwa liar seperti Saninten, Permata Hutan yang Kian Terlupakan

Pseudagrion nigrofasciatum | Capung-Jarum Jawa

Pseudagrion nigrofasciatum, atau Capung-Jarum Jawa, adalah spesies capung jarum (damselfly) dari genus Pseudagrion, famili Coenagrionidae. Ini endemik di Indonesia, khususnya Jawa, dan sering ditemukan di habitat air tawar seperti rawa, kolam, sungai