herpetology

TWA Kerandangan: Potensi Pengembangan Ekowisata Herpetofauna Berbasis Konservasi

Wahyudi Amin (Staff BKSDA NTB, TWA Kerandangan) Dok. Pribadi Gerlach Uwe (Peneliti Herpetologi Jerman) Dok. Pribadi. Taman Wisata Alam Kerandangan memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata herpetofauna karena kawasan ini menyimpan keanekaragaman reptil dan amfibi yang cukup tinggi dalam bentang hutan tropis yang relatif masih terjaga. Keberadaan berbagai jenis ular, kadal, TWA Kerandangan: Potensi Pengembangan Ekowisata Herpetofauna Berbasis Konservasi

Ular dan Pest Control: Menjaga Keseimbangan Ekologi di Tengah Tantangan Industri Modern

FOTO : Achmad Alfan Wijaya, Tega Bagus Wiranata, Ahmad Afif Marzuq Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering memberi penilaian pada hewan berdasarkan persepsi yang diwariskan secara turun-temurun. Ada hewan yang dianggap ramah, ada yang dianggap berbahaya, dan ada pula yang dipandang “tidak berguna” karena kurang dikenal perannya dalam ekosistem. Ular sering menempati kelompok terakhir ini. Pandangan Ular dan Pest Control: Menjaga Keseimbangan Ekologi di Tengah Tantangan Industri Modern

Lycodon subcinctus From Lombok Island

Lycodon subcinctus merupakan seekor ular kecil dengan pola hitam-putih yang mencolok yang ditemukan di pekarangan rumah warga di salah satu wilayah Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.