#herpetofauna

Trimeresurus insularis | Ular Hijau Ekor Merah

Trimeresurus insularis merupakan jenis ular dari famili Viperidae. Ular ini memiliki warna yang bervariasi (hijau, kuning, biru); ekor merah cerah di ujungnya; perut hijau kekuningan atau putih kehijauan. Bagian mata berwarna coklat atau hitam dan memiliki lubang pendeteksi panas (heat pit) di antara mata dan hidung untuk berburu malam hari.

Xenocrhophis trianguligerus | Ular Segitiga Merah

Xenocrhophis trianguligerus atau disebut Ular Segitiga Merah memiliki ciri tubuh bagian atas berwarna cokelat-kelabu atau zaitun, dan dihiasi dengan deretan motif “segitiga” berwarna kemerahan dan “segitiga terbalik” berwarna kehitaman yang berselang-seling di sepanjang sisi badannya. Semakin ke ekor, warna kemerahan pada sisi badannya semakin memudar. Bagian bawah tubuh berwarna keputihan dengan sedikit garis-garis berwarna kehitaman.

Microhyla achatina | Percil Jawa

Microhyla achatina merupakan spesies katak berukuran kecil dari famili Microhylidae yang memiliki tubuh ramping dengan moncong relatif runcing dan kulit halus hingga sedikit berbintil. Warna tubuhnya umumnya cokelat keabu-abuan dengan pola gelap pada punggung yang membantu kamuflase.

Gonocephalus chamaeleontinus I Bunglon Hutan

Gonocephalus chamaeleontinus atau bunglon hutan merupakan reptilia yang termasuk dalam famili Agamidae. Bunglon merupakan satwa yang dilindungi dan terancam punah yang tersebar di Indonesia dan Malaysia. Gonocephalus chamaeleontinus hidup di hutan tropis yang basah dan merupakan satwa arboreal sehingga lebih banyak menghabiskan waktunya untuk menempel di batang dan dahan pohon. Bunglon hutan merupakan insektivora atau Gonocephalus chamaeleontinus I Bunglon Hutan

Hemidactylus frenatus | Cicak kayu

Hemidactylus frenatus atau disebut cicak kayu merupakan jenis reptil kecil dari famili Gekkonidae. Ciri spesies ini memiliki tubuh pipih, kulit berwarna abu-abu hingga cokelat dengan bercak gelap tidak beraturan, serta bantalan perekat (lamellae) pada jari-jari yang dapat digunakan untuk memanjat dinding. Spesies ini memiliki persebaran yang luas meliputi daerah tropis dan subtropis, termasuk hampir seluruh Hemidactylus frenatus | Cicak kayu

Rhacophorus reinwardtii | Katak Terbang Jawa

Rhacophorus reinwardtii atau katak terbang Jawa menjadi salah satu amfibi eksotis yang endemik di Jawa. Memiliki warna hijau dengan perpaduan warna kuning pada tubuhnya, dilengkapi warna biru cantik yang melekat pada selaputnya, menjadikan jenis ini banyak digemari para observer. Semoga kalian beruntung bisa menemui si hijau cantik di alamnya!

Chalcorana chalconota | Kongkang Kolam

Chalcorana chalconota atau Java White-Lip Frog. Amfibi ini termasuk kedalam famili Ranidae atau kelompok katak sejati yang mempunyai tubuh ramping, piringan pada ujung jarinya, sehingga mampu bergerak dengan sangat cepat. Jenis ini termasuk kedalam jenis kompleks karena variasi morfologinya sangat tinggi dan acak.

Katak Pohon Jawa | Rhacophorus margaritifer

Rhacophorus margaritifer (Schlegel, 1837) biasa disebut katak pohon Jawa. Amfibi jenis ini hidup arboreal pada hutan primer. Warna dorsal bervariasi, dari merah hingga jingga disertai tebaran mutiara di sepanjang dorsalnya.

Lycodon subcinctus From Lombok Island

Lycodon subcinctus merupakan seekor ular kecil dengan pola hitam-putih yang mencolok yang ditemukan di pekarangan rumah warga di salah satu wilayah Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Mitos “Ular Silong” yang menyesatkan

Photo : Lalu Febryan Cipta Amali Bagi sebagian masyarakat di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, ular Silong bukanlah jenis ular yang asing. Cerita tentang ular ini telah menjadi kisah turun-temurun dari generasi ke generasi. Berdasarkan penuturan yang sering didengar, ular tersebut digambarkan memiliki warna hitam dan putih, serta diyakini sebagai ular berbisa sangat kuat. Mitos “Ular Silong” yang menyesatkan