biodiversity

Rekayasa Genetika Tanaman (Genetic Engineering) Hasil Mutasi Induksi Radiasi Sinar Gamma dari Isotop Radioaktif (Cobalt-60) dalam Mendukung Sustainable Agriculture

ABSTRAK Artikel ini membahas potensi rekayasa genetika tanaman melalui mutasi induksi menggunakan radiasi sinar gamma dari isotop Cobalt-60 sebagai solusi untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana mutasi induksi radiasi gamma dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kondisi lingkungan ekstrem dan mengurangi ketergantungan pada bahan kimia pertanian. Rumusan masalah yang diangkat mencakup manfaat Rekayasa Genetika Tanaman (Genetic Engineering) Hasil Mutasi Induksi Radiasi Sinar Gamma dari Isotop Radioaktif (Cobalt-60) dalam Mendukung Sustainable Agriculture

Limnonectes microdiscus I Bangkong kerdil

Limnonectes microdiscus (Bouttger, 1892) merupakan anggota dari kelompok Dicroglossidae yang berukuran kecil dan memiliki corak “V” terbalik pada bagian bahu. Beberapa variasi ditunjukkan melalui corak memanjang pada dorsal dimulai dari ujung kepala hingga anus. Panggilan suara yang dihasilkan oleh katak ini sangat khas, terkesan lucu dan memanggil-manggil dari semak belukar. Menariknya, Limnonectes microdiscus merupakan katak endemik Indonesia Limnonectes microdiscus I Bangkong kerdil

Implementasi Komitmen Alumni Climate Generation Camp 2024 dalam Kegiatan World Clean Up Day di Palembang

Pada 22 September 2024, World Clean Up Day (WCD) kembali dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Palembang. WCD merupakan sebuah gerakan global yang bertujuan untuk membersihkan lingkungan dari sampah serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan keberlanjutan ekosistem. Tahun ini, aksi bersih-bersih di Palembang dilaksanakan di Bendungan Sekip, yang melibatkan sejumlah Implementasi Komitmen Alumni Climate Generation Camp 2024 dalam Kegiatan World Clean Up Day di Palembang

Xenochrophis vittatus I Ular kisik

Xenochrophis vittatus (Linnaeus, 1758) atau Ular kisik termasuk ke dalam genus Xenochrophis yang memiliki panjang tubuh mencapai 70 cm. Jenis ular ini memiliki ciri-ciri berupa tubuh berwarna dasar kehitaman yang terdapat empat jalur garis (pita) memanjang sepanjang tubuh berwarna kuning kecokelatan. Nama “Vittatus” pada spesies ini berarti Pita yang berwarna tersebut. Ular kisik tersebar di Xenochrophis vittatus I Ular kisik

The Secret of Nature

The Secret of Nature Apa yang kalian pikirkan pertama kali ketika dengar kata nature/alam? Alam yang indah? Refreshing? Menenangkan? Dan masih banyak yang lainnya tentunya ? Mari kita cari tahu lebih dalam apa rahasia yang tersimpan di alam   Yap, pertama kali denger kata nature/alam pasti identik dengan gemercik air, suara burung, refreshing, ataupun tempat The Secret of Nature

Melihat tanpa merusak

Sering lihat kupu-kupu? Pengen megang ? Atau pengen identifikasi jenisnya dengan lebih jelas? Eits, ternyata ketika kita memegang kupu-kupu tidak boleh sembarangan sobat ! Ketika kita memegang kupu-kupu bagian yang harus dipegang yaitu thorax (dada). Bagian sayapnya tidak boleh dipegang karena dapat merusak sayapnya. Ketika kita memegang sayapnya, sisik2 yang ada di sayap kupu-kupu akan Melihat tanpa merusak

Heliophorus epicles

Heliophorus epicles Kupu safir ungu, sayap dorsalnya berwarna coklat dengan corak ungu dan oren. Sedangkan, sayap ventralnya berwarna kuning terang dengan bagian ujung sayap bercorak seperti gerigi berwarna oren kemerahan. Kupu-kupu ini masuk ke dalam famili Lycaenidae. Terdapat swallow tail atau perpanjangan sayap belakang.

Kupu-kupu Athyma nefte

Kupu-kupu ini memiliki wilayah persebaran di Indonesia yang mencakup Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali, Batu, Flores, Lombok, Mentawai, Nias, Simeuleu, Sumba, Sumbawa. Jenis ini menyukai tumbuhan inang yang berasal dari suku Phyllanthaceae (Glochidion).

Kupu-kupu Athyma perius

Kupu-kupu ini mempunyai wilayah persebaran di Indonesia yang mencakup Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, Sumba, Kangean. Jenis ini menyukai tumbuhan inang yang berasal dari suku Phyllanthaceae (Glochidion).

Kupu-kupu Melanitis leda

Kupu-kupu ini memiliki wilayah persebaran di Indonesia yang mencakup Sumatra, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Papua, Ambon, Bacan, Banggai, Biak, Buru, Halmahera, Jampea, Kalao, Obi, Sangihe, Seram, Timor, Waigeo, Wetar. Jenis ini menyukai tumbuhan inang yang berasal dari suku poaceae (Oryza sativa, Imperata).