biodiversitas

Appias olferna | Striped Albatross

šŸ¦‹ Appias olferna, atau yang dikenal sebagai kupu-kupu putih belang timur ( Eastern Striped Albatross), adalah spesies kupu-kupu dari famili Pieridae yang cukup umum ditemukan di Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia⁽¹⁾.

Brachythemis contaminata | Capung Sayap Oranye

Capung ini termasuk dalam famili Libellulidae dan sering ditemukan di sekitar tambak, danau, sungai, dan saluran air yang alirannya lambat atau berlumpur. Ia cukup toleran terhadap perairan tercemar, sehingga sering terlihat di daerah urban atau dekat saluran limbah

Amaurornis phoenicurus | Kareo Padi

Kareo padi ( Amaurornis phoenicurus), juga dikenal sebagai ruak-ruak, adalah burung dari famili Rallidae yang sering ditemukan di daerah berair seperti rawa, sawah, hutan bakau, dan parit di tepi jalan. Burung ini memiliki tubuh ramping dengan paruh dan kaki yang relatif panjang, serta ekor pendek. Warna bulunya coklat keabu-abuan, dengan wajah, tenggorokan, dan dada berwarna Amaurornis phoenicurus | Kareo Padi

Lanius schach | Bentet Kelabu

Ciri khasnya meliputi tubuh berukuran sekitar 25 cm, dengan kombinasi warna hitam, cokelat kemerahan, abu-abu, dan putih. Ia memiliki ekor panjang, topeng hitam di wajah, serta sayap hitam berbintik putih. Burung dewasa tampak lebih kontras warnanya dibandingkan yang muda

Junonia erigone | Cramer .

Ciri khas Junonia erigone adalah pola sayapnya yang mencolok dengan warna cokelat keunguan dan bintik mata (eyespots) yang besar di sayap belakang—fungsi utamanya adalah untuk mengelabui predator. Seperti banyak anggota genus Junonia, kupu-kupu ini aktif di siang hari dan sering terlihat berjemur dengan sayap terbuka.

Cyrestis lutea | Little Map-wing

Ciri khasnya: – Sayap berpola garis lurus dengan warna dasar kuning-oranye. – Tepi sayap memiliki pola rantai yang unik. – Betina memiliki warna lebih pucat, bahkan ada yang berwarna putih, fenomena yang jarang terjadi pada spesies Cyrestis