biodiversitas

Neptis hylas | Common sailor

Neptis hylas atau Common Sailer merupakan kupu-kupu dari famili Nymphalidae yang mudah dikenali dari pola garis putih kontras pada sayap berwarna cokelat tua hingga kehitaman serta gaya terbangnya yang melayang dan meluncur. Spesies ini tersebar luas di Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dan umumnya ditemukan di tepi hutan, hutan sekunder, semak belukar, serta Neptis hylas | Common sailor

Elapoidis fusca | Ular Tanah Kelabu

Elapoidis fusca, atau dikenal sebagai Ular Tanah Abu-abu Tua, adalah spesies ular semi-fossorial (setengah menggali) endemik Indonesia dan Malaysia, hidup di hutan dataran tinggi (900-1500 mdpl), sering di bawah serasah daun, sehingga sulit ditemukan, memiliki tubuh kecil dengan sisik ventral banyak, dan termasuk dalam famili Elapidae

Psilopogon javensis | Takur Tulungtumpuk

Takur tulung-tumpuk (Psilopogon javensis), juga dikenal sebagai Black-banded Barbet, adalah burung endemik Indonesia dari famili Megalaimidae yang hanya ditemukan di hutan Jawa dan Bali. Burung ini berukuran sedang (sekitar 26 cm), dengan bulu hijau dominan, mahkota kuning, tenggorokan merah, dan garis hitam lebar di sekitar mata serta dada, yang memberikan penampilan berwarna-warni menarik

Universitas Jember Ramah Burung, Sediakan Habitat bagi Beragam Spesies Burung

“Seperti manusia, burung membutuhkan tempat tinggal yang disebut sebagai habitat.” Sejumlah spesies burung ditemukan di kampus Universitas Jember. Tidak hanya sekadar melintasi kawasan, tapi di sana burung-burung tersebut mencari makan, meletakkan sarang, dan berkembang biak. Ketika pagi hari, suara burung dapat terdengar dengan jelas dan berbeda-beda. Salah satu tanda yang dapat dimengerti bahwa ada lebih Universitas Jember Ramah Burung, Sediakan Habitat bagi Beragam Spesies Burung

Todiramphus sanctus | Cekakak Suci

Cekakak suci (Todiramphus sanctus), sering disebut cekakak Australia, adalah burung dari famili Alcedinidae yang endemik di Australia dan Selandia Baru, namun bermigrasi ke wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia (Sumatra, Jawa, Bali, hingga Papua). Burung ini dikenal sebagai pemangsa serangga, kepiting, dan udang kecil, dengan habitat utama di pantai, mangrove, tambak, dan sungai pesisir. Status konservasinya Todiramphus sanctus | Cekakak Suci

Hemidactylus frenatus | Cicak kayu

Hemidactylus frenatus atau disebut cicak kayu merupakan jenis reptil kecil dari famili Gekkonidae. Ciri spesies ini memiliki tubuh pipih, kulit berwarna abu-abu hingga cokelat dengan bercak gelap tidak beraturan, serta bantalan perekat (lamellae) pada jari-jari yang dapat digunakan untuk memanjat dinding. Spesies ini memiliki persebaran yang luas meliputi daerah tropis dan subtropis, termasuk hampir seluruh Hemidactylus frenatus | Cicak kayu

Orthetrum sabina | Capung Sambar Hijau

Orthetrum sabina atau biasa disebut capung sambar hijau merupakan spesies yang dapat ditemui pada berbagai macam tipe habitat seperti sawah, kebun, hutan, tepi sungai, dan pemukiman. Memiliki ciri khas pada bagian abdomennya berwarna dominan hijau kekuningan atau keabu-abuan dengan garis-garis hitam. Spesies ini memiliki perilaku agresif memakan serangga lain seperti kupu-kupu dan terkadang dapat memakan sesama Orthetrum sabina | Capung Sambar Hijau

Neurothemis terminata | Capung jala lurus

Neurothemis terminata, yang juga dikenal dengan nama umum Capung Jala Lurus atau Straight-edge Red Parasol, adalah spesies capung dari famili Libellulidae. Gambar ini adalah individu jantan dengan warna merah tua dengan ujung sayap trasparan yang berbatasan lurus

Neurobasis chinensis | Capung Hijau Metalik

Neurobasis chinensis atau biasa disebut capung hijau metalik merupakan capung dari famili Calopterigydae. Foto ini adalah individu jantan yang memiliki warna hijau metalik cerah. Capung jantan memiliki sifat teritorial mempertahankan wilayahnya dengan berpatroli pada area sungai.