Kategori: Tata Kelola Sampah

Implementasi Komitmen Alumni Climate Generation Camp 2024 dalam Kegiatan World Clean Up Day di Palembang

Pada 22 September 2024, World Clean Up Day (WCD) kembali dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Palembang. WCD merupakan sebuah gerakan global yang bertujuan untuk membersihkan lingkungan dari sampah serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan keberlanjutan ekosistem. Tahun ini, aksi bersih-bersih di Palembang dilaksanakan di Bendungan Sekip, yang melibatkan sejumlah Implementasi Komitmen Alumni Climate Generation Camp 2024 dalam Kegiatan World Clean Up Day di Palembang

Green Leader Batch 1 : Melangkah Bersama Menuju Masa Depan Bumi yang Berkelanjutan

Pada tanggal 29 September 2024, program Green Leader Batch 1 sukses diselenggarakan dengan dukungan penuh dari Kebun Buddhi, WeLove 4 Earth, dan WasteHub. Kegiatan ini menjadi salah satu momen penting bagi para peserta untuk mendalami isu-isu lingkungan, membangun kesadaran bersama, serta belajar langsung dari alam melalui serangkaian kegiatan yang telah disiapkan. Program ini tidak hanya Green Leader Batch 1 : Melangkah Bersama Menuju Masa Depan Bumi yang Berkelanjutan

Membangun Pengelolaan Sampah yang Efisien di TPA Parit Enam Kota Pangkalpinang

Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Parit Enam di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, telah mencapai titik kritis. Overload-nya sampah yang terakumulasi di TPA tersebut menimbulkan berbagai dampak negatif, baik bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat sekitar. Dalam konteks ini, diperlukan solusi yang efektif dan berkelanjutan untuk menangani masalah ini. TPA Parit Enam saat ini mengalami masalah signifikan Membangun Pengelolaan Sampah yang Efisien di TPA Parit Enam Kota Pangkalpinang

Menyulap Limbah Botol Kaca Menjadi Media Transplantasi Terumbu Karang

Sampah telah menjadi masalah global yang semakin mendesak, terutama di kawasan pesisir. Menurut laporan tahunan terbaru dari Ocean Conservancy yang dikutip dari databoks.katadata.co.id, pada tahun 2021, ditemukan 9,76 juta unit sampah di pantai-pantai dunia. Dari jumlah tersebut, 304.337 di antaranya adalah botol kaca. Botol kaca merupakan jenis sampah yang membutuhkan waktu jutaan tahun untuk terurai Menyulap Limbah Botol Kaca Menjadi Media Transplantasi Terumbu Karang

1 Juli menjadi Hari Lamun Indonesia, Apresiasi KKP terhadap Upaya Pelestarian Lamun oleh Lamun Warrior di Pulau Bintan

Bintan, 1 Juli 2024, puluhan pemuda dari Lamun Warrior organisasi pemuda berbasis konservasi padang lamun di Bintan, Kepulauan Riau mengambil aksi nyata untuk melindungi ekosistem lamun dan mengurangi dampak perubahan iklim dengan menguatkan Konsep Karbon Biru sebagai solusi inovatif melalui lamun.  Senin pagi, para pemuda dan masyarakat menanam 3.000 bibit lamun jenis Enhalus acoroides di 1 Juli menjadi Hari Lamun Indonesia, Apresiasi KKP terhadap Upaya Pelestarian Lamun oleh Lamun Warrior di Pulau Bintan

MENEGENAL PERMASALAHAN DI EKOSISTEM LAUT LEPAS

Perairan merupakan satu kesatuan (perpaduan) antara komponen-komponen fisika, kimia dan biologi dalam suatu media air pada wilayah tertentu. Perairan mencakup suatu kumpulan massa air pada suatu wilayah tertentu, baik yang bersifat dinamis (bergerak atau mengalir) seperti laut dan sungai maupun statis (tergenang) seperti danau. Ketiga komponen dalam perairan saling berinteraksi, jika terjadi perubahan pada salah MENEGENAL PERMASALAHAN DI EKOSISTEM LAUT LEPAS

Kajian Lingkungan Pantai Kula Resik Komunitas Cendekia

Indramayu, 2024 – Dalam rangka memperingati HariLaut 2024, komunitas Cendekia.id menyelenggarakan pekan literasi bertema “Kajian Lingkungan Pantai Kula Resik” di Pantai Mangrove Karangsong, Kabupaten Indramayu. Acara ini mengusung tiga pokok kegiatanutama yaitu kajian isu lingkungan mengenai sampah dan edukasi tanaman mangrove, aksi bersih-bersih kawasan pantai mangrove dan makan bersama.   Kegiatan ini di latar belakangi Kajian Lingkungan Pantai Kula Resik Komunitas Cendekia

Khasiat Ekoenzim dari Kulit Jeruk sebagai Pembersih Lantai

Saat menikmati buah jeruk, kita sering kali hanya memperhatikan kesegarannya dan khasiat vitamin yang terkandung di dalamnya. Namun, tahukah bahwa ternyata kulit jeruk yang sering dibuang juga memiliki manfaat luar biasa? Setiap tahunnya, jumlah limbah organik seperti kulit jeruk dari rumah tangga terus meningkat secara signifikan di seluruh dunia, mencapai angka yang cukup mengkhawatirkan. Di Khasiat Ekoenzim dari Kulit Jeruk sebagai Pembersih Lantai

MELAWAN TUMPAHAN MINYAK DENGAN RACIKAN ORGANIK

Gambar 1. Limbah Organik Pasar (Gramedia.com) Selama ini limbah sayuran pasar menjadi sumber masalah bagi mewujudkan kebersihan dan kesehatan masyarakat. Limbah sayuran pasar merupakan bahan yang dibuang sebagai usaha memperbaiki penampilan barang dagangan berbentuk sayur mayur yang akan dipasarkan (Muwakhid, 2005). Berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan MELAWAN TUMPAHAN MINYAK DENGAN RACIKAN ORGANIK

Bahaya Sampah Antropogenik: Biodiversity yang Tergerus Minimnya Simpati

“Ketidakpedulian manusia terhadap alam tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga mengancam keberlangsungan hidup spesies-spesies lain, termasuk manusia itu sendiri.” – Dr. Sylvia Earle, Ahli Kelautan dan Penjelajah Laut.   Indonesia sebagai negara kepulauan yang dilalui garis Wales & Weber, menjadikannya kaya akan keanekaragaman hayati dan termasuk ke dalam negara mega biodiversitas. Diperkirakan 17 persen satwa Bahaya Sampah Antropogenik: Biodiversity yang Tergerus Minimnya Simpati