Kategori: Kelautan

Urut Sewu, Jejak Lanskap Pesisir Purba yang Kian Terlupakan

Urut Sewu, mendengar nama itu mungkin kebanyakan orang teringat pada konflik agraria, garis pantai yang diperebutkan, atau kisah-kisah perlawanan masyarakat pesisir. Namun jauh sebelum kata ini dipenuhi makna sosial-politik yang kompleks, Urut Sewu tampaknya memiliki sejarah yang lebih tua dan lebih panjang—secara harfiah maupun geografis. Artikel ini tidak bertujuan menawarkan kesimpulan mutlak, tetapi menghadirkan jejak-jejak Urut Sewu, Jejak Lanskap Pesisir Purba yang Kian Terlupakan

BUKAN SEKADAR POHON: MANGROVE SEBAGAI RUMAH SAKIT BIODIVERSITAS PESISIR

Ada aroma khas yang hanya bisa ditemukan di perbatasan antara daratan dan lautan. Aroma tersebut bukanlah bau garam yang tajam seperti di pantai berpasir putih, melainkan aroma yang lebih berat dan pekat. Ini adalah aroma lumpur basah, sebuah komposisi dari dedaunan busuk, air payau, dan kehidupan mikroskopis yang sedang bekerja keras. Bagi sebagian orang, aroma BUKAN SEKADAR POHON: MANGROVE SEBAGAI RUMAH SAKIT BIODIVERSITAS PESISIR

Apakah Indonesia Masih Layak Disebut Negara Megabiodiversitas?

Perayaan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) pada tiap tanggal 5 November dapat menjadi sebuah momentum untuk kembali menengok siapa diri kita, sebagai bangsa pewaris kekayaan hayati yang luar biasa. Namun, di balik gegap gempita kampanye cinta alam, seiring hilangnya hutan, terjadinya krisis iklim, dan tingginya tekanan pembangunan, muncul pertanyaan reflektif: masihkah Indonesia layak Apakah Indonesia Masih Layak Disebut Negara Megabiodiversitas?

Chelonia mydas | Penyu hijau

Chelonia mydas atau Penyu Hijau memiliki perisai berbentuk hati dengan tepi yang rata, mampu hidup berukuran maksimal sekitar 200 kilogram. Chelonia mydas biasa menetas pada bulan Maret hingga Mei dengan total 43 hari menuju penetasan. Upaya konservasi Penyu Hijau yang telah dilakukan mulai menunjukkan keberhasilan, karena pada Oktober silam jenis ini naik statusnya dari Terancam Chelonia mydas | Penyu hijau

Bintang Mengular | Ophiocoma sp

Salah satu hewan avertebrata yang menghuni ekosistem terumbu karang namun dapat hidup bebas di dasar perairan lepas pantai (Chinn, 2010). Hewan ini memiliki sifat fototaksis negatif dan cenderung hidup bersembunyi di daerah persebarannya (Aizenberg et al., 2001). Pada perairan lepas pantai, hewan ini hidup berkelompok dan menempati dasar perairan yang berpasir (Aziz, 1991). Satwa ini Bintang Mengular | Ophiocoma sp

Konservasi Penyu Sisik dan Penyu Hijau Pulau Sangiang, Banten

Pada hari Minggu, 12 Oktober 2025 kami berangkat dari sekolah yang berlokasi di Bogor. Menuju Pulau Sangiang, surga kecil yang tersembunyi di Selat Sunda, Banten. Kami mengunjungi Area Konservasi Satwa yang dilindungi, yaitu Penyu Sisik () dan Penyu Hijau (Chelonia mydas). Menurut keterangan pengurus, kedua jenis ini kini terancam di alamnya karena kerusakan habitat, perburuan, Konservasi Penyu Sisik dan Penyu Hijau Pulau Sangiang, Banten

Cangak Laut I Ardea sumatrana

Cangak laut merupakan burung berukuran besar dari famili Ardeidae yang berukuran sangat besar, berwarna abu-abu gelap, beruban, dan berjambul pendek.