Kategori: Kelautan

Kajian Lingkungan Pantai Kula Resik Komunitas Cendekia

Indramayu, 2024 – Dalam rangka memperingati HariLaut 2024, komunitas Cendekia.id menyelenggarakan pekan literasi bertema “Kajian Lingkungan Pantai Kula Resik” di Pantai Mangrove Karangsong, Kabupaten Indramayu. Acara ini mengusung tiga pokok kegiatanutama yaitu kajian isu lingkungan mengenai sampah dan edukasi tanaman mangrove, aksi bersih-bersih kawasan pantai mangrove dan makan bersama.   Kegiatan ini di latar belakangi Kajian Lingkungan Pantai Kula Resik Komunitas Cendekia

Siklon Tropis, Ancaman yang Semakin Sering dan Mematikan Bagi Burung Laut

Dengan perubahan iklim yang terus berlangsung kita menyaksikan peningkatan frekuensi dan intensitas siklon tropis. Fenomena alam yang dahsyat ini tidak hanya mengancam kehidupan manusia tetapi juga memiliki konsekuensi mematikan bagi populasi burung laut. Ditengah lautan luas, sebuah pulau kecil bernama Bedout menjadi saksi atas besarnya kekuatan alam, April 2023 siklon Ilsa yang merupakan badai kategori Siklon Tropis, Ancaman yang Semakin Sering dan Mematikan Bagi Burung Laut

Blekok Sawah (Ardeola speciosa)

Blekok sawah memiliki ukurang tubuh yang lebih kecil dan pendek dari burung kuntul. Dari kepala hingga lehernya berwarna kuning-kecoklatan, yang di bagian dada bawahnya memiliki warna gradasi coklat berangan. Memiliki bulu hias di punggung hitam dan memanjang. Bagian tubuh bawahnya berwarna putih, Iris matanya kuning.

Trinil Pantai (Actitis hypoleucos)

Trinil pantai memiliki warna coklat gelap di bagian atas tubuhnya yang akan tampak sama di kawasan pesisir pantai, sedangkan bagian bawah tubuhnya berwarna putih. Tubuhnya terbilang tidak terlalu panjang namun gemuk. Lehernya pendek, paruhnya panjang dan ramping. Iris matanya berwarna putih, dan ekornya pendek. Yang membedakan trinil pantai dengan jenis trinil lainnya terletak corak yang Trinil Pantai (Actitis hypoleucos)

Amphiprioninae

Amphiprioninae atau ikan nemo merupakan nama asli dari ikan giru, biasanya ditemukan di perairan semi dangkal yang masih terjaga terumbu karangnya. ikan ini menjadi jenis ikan yang paling populer di dunia karena selain tampak lucu, ikan gitu memiliki kebiasaan yang sering bersembunyi dibalik tumbuhan laut. Di indonesia letaknya di manado, saya menemukan ikan nemo ini.

Invertebrata

Hewan berjenis bintang laut dengan nama latin Protoseus nodosus dapat ditemukan hidup di perairan dangkal. Bentunya unik karena memiliki semacam tanduk yang memenuhi area dorsal dari hewan tersebut.

Nymphaea alba

Teratai putih adalah tumbuhan berbunga air dari famili Nymphaeaceae. Tumbuhan ini berasal dari Afrika Utara, Asia beriklim sedang, Eropa dan Asia tropis.

Rumah Coral, Wadah Pemuda Peduli Terumbu Karang di Bali

Terumbu karang merupakan ekosistem pesisir menakjubkan. Perannya penting bagi keberagaman hayati dan keseimbangan ekologis di laut. Terumbu karang di hampir seluruh dunia saat ini menghadapi ancaman serius akibat perubahan iklim, polusi, panen berlebihan, dan kegiatan merusak lainnya yang dilakukan manusia. I Made Yunarta, yang telah bergabung Biodiversity Warrior sejak tahun 2020, merespon persoalan tersebut dengan Rumah Coral, Wadah Pemuda Peduli Terumbu Karang di Bali

PNBP Pascaproduksi: Efektif atau Kontradiktif?

Ditetapkannya Permen KP No. 2 Tahun 2023 pada bulan Januari tahun 2023 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pengenaan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan yang Berasal dari Pemanfaatan Sumber Daya Alam Perikanan, memiliki kesesuai dengan prinsip ekonomi biru (blue economy) yang bertujuan agar sumber daya ikan dan ekosistem laut PNBP Pascaproduksi: Efektif atau Kontradiktif?

Terumbu Karang tidak kalah pentingnya dengan pohon dalam menyerap CO2

Terumbu karang memiliki kemampuan yang signifikan untuk menyerap karbon dioksida (CO2) dari atmosfer. Secara relatif, terumbu karang dapat menyerap karbon lebih efisien dibandingkan dengan banyak hutan tropis. Terumbu karang adalah organisme yang hidup dan terdiri dari polip-poli kecil yang membangun struktur batu kapur. Ketika terumbu karang tumbuh, mereka menyerap karbon dioksida dari air laut untuk Terumbu Karang tidak kalah pentingnya dengan pohon dalam menyerap CO2