Goa gong merupakan tempat wisata yang terletak di Pacitan. Goa Gong terkandung di dalam perut bumi gunung Gong-gongan yang terletak di wilayah Dusun Pule, Desa Bromo, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan.
Dinamai Goa Gong karena ada stalaktit yang menggantung di atap goa bila dipukul akan menimbulkan bunyi bergema seperti laiknya suara gong, salah satu instrumen musik gamelan Jawa.
Keistimewaan Goa Gong adalah bangun ruangannya yang mengkubah raksasa sepanjang sekitar 100 m, lebar 15-40 m, dan tinggi antara 20-30 m. Mulut goa berupa lorong pendek penuh dengan stalaktit dan stalakmit menghubungkan dengan ruangan goa berkubah tersebut.
Bentuk stalaktitnya juga beraneka macam, Ada yang meruncing, ada pula yang tipis melebar menjuntai bagaikan sebuah tirai batu.Sebagian permukaan stalaktit ditumbuhi heliktit. Helektit, helictite, sebuah ornamen gua (speleothem) mempunyai bentuk melengkung (bengkok) atau seperti cacing dan memiliki tampak melawan gravitasi selama proses pertumbuhannya
Dari sisi bawah, banyak terdapat stalakmit yang permukaannya berlapis flowstone, sehingga terlihat ornamen yang seperti bertumpuk-tumpuk. Ornamen-ornamen ini sebagian terlihat menyerupai sesuatu, dan setiap kumpulan ornamen ini diberi nama lokal yang menarik seperti Selo (batu) Jengger Bumi, Selo Paku Buwono, Selo Bantaran Angin, Selo Gerbang, Selo Citro Cipto Agung, Selo Adi Citro Buwono dsb.
sumber:
https://mangkoko.com/jalan-jalan/wisata-alam/menjelajah-goa-gong-rahim-ibu-pertiwi
Leave a Reply
Terkait