Waru laut, waru langit, waru langkong, siron, waru lot, waru lenga, waru lengis, baru, kabaru, bahu, molowahu, fau, kasjanaf, iwal, wakati.

Artikel
Waru laut, waru langit, waru langkong, siron, waru lot, waru lenga, waru lengis, baru, kabaru, bahu, molowahu, fau, kasjanaf, iwal, wakati.
Flora
1866
13 Juli 2016
Penulis
tri rahmaeti
119
posting

Deskripsi umum : Pohon yang tumbuh tersebar dengan ketinggian hingga mencapai 15 m. Kulit kayu halus, burik burik, berwarna cokelat keabu-abuan.

Daun : Agak tipis (jika dibanding Thespesia populnea), berkulit dan permukaan bawah berambut halus dan berwarna agak putih. Unit & Letak: sederhana dan bersilangan. Bentuk: seperti hati. Ujung: meruncing. Ukuran: 7,5-15 x 7,5-14,5 cm.

Bunga : Berbentuk lonceng. Saat mekar (sore hari) berwarna kuning muda dengan warna jingga/gelap di bagian tengah dasar, lalu keesokan harinya keseluruhan bunga jadi jingga dan rontok. Dasar dari gagang tandan bunga yang memanjang ditutupi oleh pinak daun yang kemudian akan jatuh dan menyisakan tonjolan berbentung cincin. Letak: di ketiak daun. Formasi: soliter atau berkelompok (2-5). Daun mahkota: kuning, diameter 5-7 cm. Kelopak bunga: 5, bergerigi. Tangkai putik: ada 5 (tidak menyatu), dengan kepala putik berwarna ungu kecoklatan

Buah : Membuka menjadi 5 bagian, dan memiliki biji khas yang berambut. Ukuran: diameter buah sekitar 2 cm.

Sumber bacaan dan gambar:

Pengenalan MANGROVE di Indonesia, oleh Yus Rusila Noor, M. Khazali dan I N.N. Suryadiputra.

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *