Namnam atau anjing-anjing atau sawo pancukan

Article
Namnam atau anjing-anjing atau sawo pancukan
Flora
1965
18 December 2014
Author
Nadia Putri Rachma
127
posting

Divisi          : Magnoliophyta
Kelas          : Magnoliopsida
Ordo           : Fabales
Famili          : Fabaceae
Upafamili     : Caesalpinioideae
Bangsa       : Detarieae
Genus         : Cynometra
Spesies       : Cynometra cauliflora

Habitus

Perdu atau pohon kecil, tinggi antara 3-15 m. Batang berbonggol-bonggol, dengan kulit batang yang halus berbintil, kecoklatan atau abu-abu. Bertajuk agak rapat, dengan ranting yang berkelak-kelok zigzag.

Daun majemuk dengan sepasang anak daun, bertangkai. Anak daun lonjong sampai bundar telur miring tidak simetris, hampir tak bertangkai, seperti jangat, menggantung, hijau tua berkilap. Daun muda berwarna putih atau merah jambu terang, menggantung lemas serupa saputangan.

Karangan bunga berupa tandan kecil dengan deretan daun pelindung, 4-5 tandan berjejal pada tonjolan-tonjolan yang muncul di batang, hingga dekat ke tanah. Bunga kecil-kecil; kelopaknya berwarna merah jambu pucat atau putih, berbagi dalam menjadi 4. 

Buah polong berdaging tebal, berbentuk ginjal keriput berujung meruncing, bergantungan di batang, coklat bersisik ketika muda dan kehijauan atau kekuningan apabila masak, masam sampai masam manis. Berbiji sebutir, berbentuk ginjal pipih.

Kegunaan

Pohon namnam ditanam orang sebagai tanaman penghias halaman atau untuk diambil buahnya. Buah yang masak berasa asam manis segar, dimakan langsung atau sebagai bahan rujak, asinan, dan manisan. Dapat pula dijadikan campuran sambal.

Kayunya padat dan berwarna pucat, akan tetapi tak banyak gunanya. Kayu yang keras pada bagian tertentu ini kerap dibuat menjadi gasing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *