Eupatorium inulifolium tumbuhan invasif tapi bermanfaat besar

Article
Eupatorium inulifolium tumbuhan invasif tapi bermanfaat besar
Flora
3051
22 June 2015
Yayasan Kanopi Indonesia
Author
Arif Rudiyanto
50
posting

Austroeupatorium inulifolium (Kunth) R. M. King & H. Rob | Asteraceae

     Kirinyuh atau Eupatorium inulifolium merupakan tumbuhan Perennial (menahun) dengan perawakan rumpun semak dengan diameter antara 1 sampai 5 meter, dengan tinggi 2-6 meter. Batang bercabang cabang, berbentuk persegi empat, sering tumbuh merayap atau menggantung pada tepian sungai atau tebing. Daun tunggal dengan susunan berseling berhadapan, bentuk daun bervariasi, lanset menyebar atau menyempit, pangkal daun lancip, dan ujung daun melancip, dengan tepi daun bergerigi. Permukaan atas dan bawah daun berwarna hijau. Perbungaan bongkol, tersusun dalam malai rata, terletak diujung dengan tangkai bunga pendek. Satu kuntum tersusun dalam kelompok (cluster). Bunga memiliki mahkota putih yang dilindungi daun pembalut bunga berbentuk lonjong atau menyerupai lonceng. Bunga tepi hermaprodit (Berkelamin jantan dan betina dalam satu bunga), sedangkan bunga bagian tepi berkelamin jantan.

        Merupakan jenis tumbuhan invasive, namun di daerah kalimantan tanaman ini dimanfaatkan sebagai bahan untuk pengobatan oleh etnis Dayak Meratus dan Dayak Amandit di Kalimantan Selatan. Tumbuhan ini digunakan untuk mengobati demam berdarah dengan cara meremas-remas beberapa lembar daun segar kemudian dibalurkan kebagian tubuh atau bagian yang terluka dengan ditambah sedikit minyak tanah. Untuk membuat ramuan, daun tumbuhan ini dicampur dengan pucuk daun cabe rawit dan akar sampai, kemudian ditumbuk dan ditambah sedikit kapus kemudian dioleskan kebagian perut yang sakit.

Sumber : 

  1. http://www.issg.org/database/species/ecology.asp?si=1445
  2. http://www.plantamor.com/index.php?plant=1702

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *