Eksplorasi Serangga Sambil Berwisata di Kembang Sebantung

Article
Eksplorasi Serangga Sambil Berwisata di Kembang Sebantung
Activity, Animal, Ecotourism, Forestry
389
4 December 2021
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
Author
MellanMeilanii
1
posting

Kegiatan pendataan serangga dalam rangka Biodiversity Warriors Sponsorship Program 2021 Termin II yang didukung penuh oleh Yayasan KEHATI. Tim Lepidonata Warriors mengambil lokasi di Perbukitan Menoreh tepatnya di Desa Jatimulyo, Kulon Progo. Kawasan Desa Jatimulyo memiliki beberapa lokasi wisata salah satunya adalah Kembang Sebantung. Lokasi wisata ini sangat strategis karena terletak di pinggir jalan utama yang ada di Desa Jatimulyo. Walaupun berada di pinggir jalan dan terpapar sinar matahari secara langsung, kondisi wisata masih terasa sejuk karena vegetasi yang masih cukup baik dan suhu udara yang relatif rendah khas dataran tinggi.

Kembang Sebantung tidak hanya menawarkan pemandangan area wisata yang memanjakan mata, tetapi juga didukung dengan fasilitas seperti pendopo di beberapa titik lokasi, mushola, toilet, gedung pertemuan untuk diskusi dan warung kopi khas Menoreh. Selain area wisata, lokasi ini juga memiliki kekayaan fauna seperti kupu-kupu dan capung yang dapat dijumpai di sekitar kawasan. Hal tersebut dikarenakan keberadaan vegetasi yang terdiri dari pepohonan dan tanaman berbunga sehingga menjadi tempat yang sesuai bagi kupu-kupu, baik untuk mencari makanan maupun untuk berkembang biak serta keberadaan sumber air yang dapat menunjang kelangsungan hidup capung.

Ketika pagi hari, sekitar jam 8 pagi kupu-kupu mulai terbang di sekitar kawasan pada area tumbuhan berbunga. Tumbuhan berbunga dibutuhkan oleh kupu-kupu sebagai sumber makanan yang diambil nektarnya. Selain kupu-kupu, Tim Lepidonata Warriors juga mendata jenis capung yang ada di lokasi tersebut. Beberapa jenis capung dapat dijumpai di lokasi yang vegetasinya lebih rapat dan di sekitar aliran air. Kembang Sebatung dilewati oleh sungai yang membelah kawasan sehingga menambah keindahan dan meningkatkan potensi keberadaan capung. Capung sendiri dapat dijumpai di habitat perairan karena selama siklus hidupnya berkaitan dengan perairan dan vegetasi riparian.

Waktu pengamatan yang sesuai untuk mengamati kupu-kupu dan capung adalah antara jam 8 pagi sampai jam 11 siang. Apabila terlalu siang, kupu-kupu maupun capung akan cenderung bersembunyi dan bergerak terlalu aktif untuk menghindari suhu lingkungan yang meningkat. Tidak lupa ketika melakukan pengamatan perlu menggunakan kamera yang memadai serta peralatan lain seperti insectnet, dan buku panduan. Dalam melaksanakan kegiatan Tim Lepidonata Warriors tetap menjaga dan mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan arahan pemerintah desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *