Biodiversity Monitoring And Wildlife Photography An-Nahl Ecopark 2021

Article
Biodiversity Monitoring And Wildlife Photography An-Nahl Ecopark 2021
Animal, Ecotourism, Flora
191
11 January 2021
Unas
Author
Muh khoir
3
posting

Oleh : Agus Fatah, Pegiat Konservasi An-Nahl dan M. Khoir, Biodiversity Warriors Yayasan KEHATI

 

Tiga orang peneliti ( Kak Khoir, Kak Bilal dan Kak Haris) dari Biodiversity Warriors KEHATI sejak pagi, Sabtu 9 Januari telah beraksi mengamati aktivitas satwa di AN NAHL Ecopark. Mereka insya Allah selama dua bulan (Januari-Februari) 2021 akan membimbing para peserta Biodiversity Monitoring And Wildlife Photography Annahl Ecopark 2021. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara AN NAHL Ecopark dan Yayasan KEHATI melalui Biodiversity Warriors.

 

Disamping itu, kegiatan ini juga sekaligus dalam rangka memperingati Asian Waterbird Census (AWC) 2021 yang diperingati setiap minggu ke 2 dan 3 Januari bertujuan untuk menghitung jumlah jenis dan jumlah individu burung air yang terdapat di kawasan Annahl Ecopark. Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda akan pentingnya menjaga dan melestarikan burung air beserta habitatnya.

 

Kawasan AN NAHL Ecopark dipilih karena terdapat beberapa tipe habitat yang berpotensi menjadi habitat burung air, seperti persawahan dan sungai. Hasil pendataan burung ini nantinya juga akan diberikan kepada stakeholder terkait, diantaranya AN NAHL Islamic School pemda setempat dan Yayasan Lahan Basah/Wetlands Internasional Indonesia.

 

Biodiversity Monitoring and Wildlife Photography adalah salah satu program unggulan AN NAHL Ecopark di 2021. Program ini merupakan program idealis dan strategis dalam upaya pendataan jenis satwa dilingkungan AN NAHL Ecopark dan sekitarnya. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menyiapkan para peneliti muda di AN NAHL Ecopark yang diharapkan nanti mampu meneliti keanekaragaman hayati secara mandiri  di AN NAHL Ecopark dan sekitarnya, demikian ungkap Mr. Syarief selaku Manajer AN NAHL Ecopark.

 

Pada sesi perdana Biodiversity Monitoring And Wildlife Photography diikuti oleh 10 peserta dengan rentang usia beragam dari 3 hingga 50 tahun (terdiri dari guru, siswa, karyawan, orang tua (wali murid) AN NAHL Islamic School dan tamu undangan. Kegiatan dilakukan di area AN NAHL Ecopark dan area perkampungan di belakang AN NAHL Ecopark (persawahan, kebun dan sungai).

 

Usai seremonial pembukaan program, peserta langsung mengamati dan hunting objek photo. Saat hunting photo di area perkampungan ( Desa Ciangsana) para peserta bertemu dengan satwa liar seperti burung bambangan merah (Ixobrychus cinnanomeus), cekakak sungai (Todiramphus chloris) dan burung madu sriganti (Cinnyris jugularis). Dan saat menyusuri sungai Cikeas yang melintasi desa Ciangsana para peserta disambut sepasang biawak (Varanus salvator), tentu saja moment tersebut langsung diabadikan oleh Kak Khoir selaku instruktur Wildlife Photography melalui kameranya yang setia mendampinginya.

 

Kak Khoir dan team instruktur merasa puas dengan hunting objek pada sesi perdana ini dan memotivasi peserta agar tetap semangat dan bersabar untuk mendapatkan hasil photo terbaik. “Tidak setiap hunting kita akan menemukan dan mendapatkan objek terbaik, maklum yang kita photo adalah satwa liar yang sangat sensitif terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya”, demikian pesan Kak Khoir.

 

 

Di akhir sesi perdana Biodiversity Monitoring And Wildlife Photography ANNAHL Ecopark 2021 para peserta melakukan sesi sharing dan evaluasi di WarJok (Warung Pojok) Ciangsana sambil menikmati minuman segar yang disajikan oleh Mr. Agus selaku Koordinator lapangan program. Di sesi sharing ini para peserta dan instruktur diberi kesempatan untuk menyampaikan komentarnya. Ayah Ihsan (wali murid) selaku peserta yang juga mengikut-sertakan putra putrinya (Ihsan 10 tahun dan Ilona 8 tahun) mengungkapkan komentarnya,” Ini pengalaman perdana saya memotret satwa liar, seru…, saya tertantang untuk mendapat objek terbaik. Dan hari ini saya banyak mendapat informasi baru terkait satwa liar yang masih ada di sekitar kita, saya seperti belajar biologi kembali, demikian ungkap ayah Ihsan.

 

Disamping memotret satwa liar, insya Allah para peserta juga akan mendapatkan pengetahuan tentang teknik mengidentifikasi dan fotografi serta wawasan tentang pentingnya konservasi satwa liar. Biodiversity Monitoring nd Wildlife Photography AN NAHL Ecopark 2021 juga bertujuan untuk mendokumentasikan keanekaragaman hayati di ANNAHL Ecopark dalam bentuk buku. Buku tersebut Insya Allah akan diterbitkan oleh AN NAHL Publishing. Semoga program ini berjalan lancar dan sukses sehingga tujuan yang dicanangkan tercapai. Aamiin…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *